okezoneid – Avan Seputra tak datang dengan tangan kosong. Ia bawa sesuatu yang tak bisa diajarkan cepat—mental juara.

Kesatria Bengawan Solo jadi pelabuhan barunya musim ini. Avan, yang sebelumnya sudah merasakan gelar bersama klub lain, tak ingin pengalaman itu berhenti di masa lalu.

“Pengalaman itu bukan cuma soal teknik. Tapi juga soal mental bertanding,” kata Avan, beberapa waktu lalu.

Menurut dia, modal itu penting. Karena di liga, tekanan datang dari mana saja. Lawan di papan bawah pun bisa menyulitkan kalau lengah.

Atmosfer kompetisi, tambahnya, butuh fokus dan disiplin. Tiap laga, tak boleh ada ruang untuk meremehkan.

Avan bilang, ini yang ingin dia tularkan ke ruang ganti.

Sebagai guard, dia tahu tugasnya bukan cuma soal mencetak angka. Tapi juga bagaimana menyatu dalam sistem. Dia sedang berusaha cepat nyambung dengan strategi pelatih, karakter tim, dan ritme main Kesatria.

“Adaptasi jadi prioritas. Saya mau benar-benar paham cara main tim ini,” ujarnya.

Pihak manajemen menyambut kedatangannya dengan harapan besar. Mereka percaya, pengalaman Avan bisa mendorong pemain muda untuk naik kelas.

Pengalaman di level tertinggi—itu yang mereka nilai bisa jadi pembeda.

Avan juga sadar, ekspektasi tak ringan. Tapi dia siap.

“Yang penting kerja keras dan kontribusi sesuai peran,” katanya. Target tim jadi fokus, bukan angka pribadi.

Kesatria Bengawan Solo sendiri masih terus mengasah formasi. Mereka ingin lebih solid, lebih kompetitif, dan—kalau bisa—lebih berani.

Musim belum mulai. Tapi atmosfer latihan sudah panas.