okezoneid.com – Pertandingannya tidak pernah benar-benar longgar. Dari awal sampai akhir, tensinya terasa.

Tim Jakarta Electric PLN akhirnya keluar sebagai pemenang setelah melewati laga ketat melawan Jakarta Pertamina Enduro di babak final four. Tapi kalau hanya melihat hasil akhirnya saja, rasanya kurang adil.

Karena jalannya pertandingan… jauh dari mudah.

Sejak set pertama, kedua tim sudah saling menekan. Tidak ada yang benar-benar dominan. Poin kejar-kejaran, momentum berpindah cepat. Kadang Electric PLN terlihat di atas, beberapa menit kemudian Pertamina Enduro membalik keadaan.

Polanya berulang.

Dan itu yang membuat pertandingan terasa panjang, meski durasinya sama seperti biasa.

Electric PLN akhirnya mampu menjaga ritme di momen-momen krusial. Ini yang jadi pembeda. Bukan karena mereka selalu unggul, tapi karena mereka lebih stabil ketika tekanan sedang tinggi.

Di poin-poin akhir—yang biasanya menentukan—mereka tidak banyak melakukan kesalahan.

Sementara di sisi lain, Pertamina Enduro juga bukan tanpa perlawanan. Justru sebaliknya. Mereka sempat memberi tekanan cukup serius, bahkan di beberapa fase terlihat lebih agresif.

Tapi ada momen kecil yang terlewat.

Dan di pertandingan seperti ini, satu-dua momen itu bisa jadi penentu.

Laga berjalan ketat hampir di setiap set. Tidak ada jarak poin yang benar-benar jauh. Penonton pun di buat terus mengikuti, karena sulit menebak siapa yang akan mengambil alih sampai peluit akhir benar-benar di bunyikan.

Electric PLN akhirnya mengunci kemenangan. Tipis, tapi cukup.

Kemenangan ini jadi langkah penting di fase final four. Bukan hanya soal poin, tapi juga soal kepercayaan diri. Mengalahkan tim sekuat Pertamina Enduro dalam laga seketat ini jelas memberi dorongan mental tersendiri.

Tapi di sisi lain, pertandingan ini juga meninggalkan catatan.

Bahwa jarak kedua tim tidak jauh.

Hari ini Electric PLN yang menang. Besok? Bisa saja berbeda.